Dekot Minta Gubernur Tinggalkan Rumah Dinas di Kalumpang

  • Bagikan
Ketua Komisi I Jouhar Abdu

TERNATE – Setelah walikota Ternate saat ini tengah menuntaskan sertifikat  aset milik Pemerintah Kota Ternate termasuk rumah dinas gubernur di Keluraha  Kelumpang Kecamatan Ternate Tengah. Kini Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Ternate angkat bicara.

Ketua Komisi I Jouhar Abdu menyampaikan, Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur Abdul Ghani Kasuba harus meninggalkan rumah Dinas yang saat ini sah menjadi aset Pemkot Ternate.

“Karena mereka (Gubernur) sudah punya rumah dinas di Sofifi, jadi bukan ada apa-apanya tetapi ini kan kebutuhan Pemkot juga jadi tidak ada lagi kata kompromi, ” ungkap Jouhar ketika dikonfirmasi Jumat (2/2/2018).

Meski demikian, kata dia dari sisi pemerintahan harus ada kesepakatan antara Pemkot dengan Pemprov. Pemkot dalam hal ini, harus berkordinasi agar  tidak ada salah presepsi. Tentunya jika sertifikat sudah dituntaskan Pemkot, maka kediaman gubernur ini sudah menjadi kebutuan Pemkot sebagaimana disampaikan walikota akan digunakan  sebagai tempat   rapat serta penjemputan tamu- tamu lainnya.

“Jadi selama ini kan Pemkot sudah semakin legowo,  jadi kalau ini merupakan kebutuhan Pemkot maka segera berkordinasi dan gubernur untuk segera meninggalkan kediaman tersebut  dan pemerintah Provinsi juga tidak mungkin bertahan karena ini juga merupakan kebutuhan Pemkot,” tukasnya. (*)

 

Editor: Narjo Usman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut