Safari Ramadhan Pemda Morotai Disertai Penyerahan Kendaraan Bagi Imam dan Pendeta

  • Bagikan
Bupati Pulai Morotai, Benny Laos menyerahkan hibah kendaraan roda dua bagi imam dan pendeta se-Kecamatan Mortim, saat Safari Ramadhan

DARUBA – Pemkab Pulau Morotai pada hari pertama melaksanakan Safari Ramadhan di Desa Sangowo Timur Kecamatan Morotai Timur (Mortim) pada Senin 28 Mei dengan tema Jadikan Alquran Sebaga Landasan Membangun Morotai Timur.

Dalam safari ramadhan kali ini juga dilangsungkan penyerahan Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 354 orang penerima dari Kecamatan Mortim, penyerahan hibah kendaraan roda dua bagi imam dan pendeta yang berada di Mortim serta pembagian uang tunai bagi janda, duda, anak yatim piatu dan terlantar. Penyerahan ini diberikan langsung oleh Bupati dan Wabup Benny Laos-Asrun Padoma dan disaksikan oleh Kadis Sosial Nursina Kadir, Camat Mortim Laurin Goraahe, para kepala desa dan pimpinan SKPD lainnya.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos dalam sambutannya, mengungkapkan dalam momentum bulan suci ramadhan ini, mari kita jaga hati yang bersih, saling memaafkan satu dengan yang lain dan rajin berpuasa dan beribadah.

“Saya harapkan kepada seluruh pimpinan SKPD Camat dan Kades agar dalam bulan puasa ini harus saling berbuat baik dan segera bertobat. Karena ada beberapa pimpinan SKPD yang tidak menjalankan program kerja dengan baik dan maksimal,” kata Benny.

Benny juga mengaku, ada juga kepala desa tidak jalankan tugas di desa dan anggaran DD dan ADD tidak tersalur secara menyeluruh di masyarakat.

“Para Kepala Desa dan Camat harus perhatikan keluhan rakyatnya di desa, karena ada juga Kades tidak kenal rakyatnya di desa,” ucapnya.

Bupati mengharapkan masyarakat harus melaporkan kepada Camat maupun DPMD jika Kades tidak perhatikan rakyatnya dan tidak serius jalankan tugas. Jika, saat ini masih ada Kades yang lalai dan tidak serius jalankan tugas dengan baik, agar segera mengundurkan diri saja.

“Saya sudah dapat laporan ada kades yang tidak serius dan lalai jalankan tugas di desa, kalau tidak urus desa dengan baik agar segera mundur diri dari kades,” tegasnya.

Dalam kepemimpinan Benny-Asrun hanya fokuskan program yang berpihak kepada rakyat, karena rakyat saat ini masih butuhkan uluran tangan dari pemerintah daerah. Bahkan dalam program CSR diperuntukan untuk kepentingan pembangunan rumah ibadah baik gereja dan masjid.

“Untuk saat ini pembangunan rumah ibadah gereja dan masjid di pusat kota Daruba dan sekitarnya sudah terpenuhi semua,” pungkasnya. (Aji/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut