6 Tahun tak Beroperasi, Menara BTS Ancam Keselamatan Warga Yeke

  • Bagikan
Tower telkomsel yang sudah tidak berfungsi sangat dikwatirkan masyarakat Desa Yeke

WEDA – Menara Base Transmission Station (BTS) milik provider Telkomsel yang berada di Desa Yeke, Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), sudah sejak lama tidak berfungsi lagi. Keberadan menara BTS di Gereja mangancam keselamatan warga karena sudah tidak terurus lagi oleh pemiliknya.

Kades Yeke, Yudas Cino mengatakan tower BTS yang dibangun sejak tahun 2010 ini, sudah tidak lagi difungsikan sejak enam tahun silam. Semua peralatannya seperti, modul, baterei dan alat pendukungnya lannya telah diambil pihak provider, namun menaranya dibiarkan tanpa dibongkar.

“Kami kwatirkan menara akan roboh karena tali besi sebagai penahan menara sebagian sudah putus, apalagi pada saat musim angin, karena menara tersebut berdekatan dengan gereja, sehingga waktu kegiatan gereja berlangsung para jemaat merasa was-was,” ungkap Yudas kepada KabarMalut, Minggu (12/8/2018).

Menurutnya, pihak gereja sudah dua kali menyurat ke Pemerintah Desa agar supaya menara BTS milik telkomsel segera dibongkar, karena pernah terjadi menara BTS roboh di Desa Mesa. Masyarakat Yeke khawatir kejadian serupa teulang di Yeke.

“Pada waktu Komisi II DPRD Halteng  pada saat Kunker ke Desa Yeke masyarakat sudah menyampaikan keluhan kepada wakil rakyat dan sudah menyampaikan kepada Dinas Infokom Halteng serta Pj Sekda Halteng Nurdin Husen,” kata Yudas.

Sampai saat ini belum ada tindakan dari pemerintah daerah  maupun DPRD serta pihak Telkomsel untuk keluhan warga tersebut. Atas nama masyarakat Desa Yeke meminta semua pihak agar segera membongkar menara BTS yang mengancam keselamatan masyarakat ini. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut