Pendeta Martina Akui Keberagaman Warga Kepsul

  • Bagikan
Ketua Majelis GPM Kepsul, Martina Sabona,

SANANA – Sebagaimana diketahui bahwa Kepulauan Sula (Kepsul) adalah salah satu kabupaten yang mayoritas penduduk menganut agama Islam. Namun jiwa keberagaman serta semangat memupuk kerukunan hidup antar umat beragama, tetap dijaga oleh para pendahulu hingga generasi saat ini.

“Saya baru 4 tahun lebih tinggal di Kepulauan Sula, namun sangat terasa bagaimana orang Sula menghargai perbedaan. Sehingga meski  kami umat Kristen hanya sedikit, namun kemajemukan hidup beragama membuat kami merasa seakan tidak ada perbedaan dalam aktivitas keseharian,” ungkap Pendeta Gereja Protestan Maluku (GPM), Martina Sabona.

Menurutnya, hubungan serta interaksi sosial yang dibangun masyarakat Kepsul sangatlah baik, menghargai perbedaan dan mempuk hubungan persaudaraan sangatlah terasa di Kepsul.

“Saya berharap hubungan persaudaran dan persatuan serta rasa toleransi antar umat beragama ini teruslah dipupuk selama dalam kebhinekaan bangsa ini,” pungkas Martina yang juga sebagai Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut