Stok Belum ‘Diekspor’ ke Bitung, Pengaruhi Harga Ikan di Ternate

  • Bagikan
Suasana jual beli di Pasar Ikan Gamalama (Foto: Hamid)

TERNATE – Stok ikan yang hendak dikirim ke luar daerah yakni Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), hingga kini masih munumpuk. Akibatnya, akibatnya ikut mempengaruhi harga jual di sejumlah pasar ikan di Ternate.

Salah satu penjual ikan, Ati mengaku salah satu penyebab harga ikan di Ternate tetap murah, karena stok ikan melimpah dan belum bisa dilakukan pengiriman ke Bitung.

“Sekarang ini harga ikan mulai murah, dari semuah pasar ikan di Kota Ternate, harga ikan ini murah akibat stok ikan di Kota Ternate belum diekspor ke kota Bitung,” kata Ati saat ditemui di Pasar Ikan  Bastiong, Sabtu (12/1/2019).

Ati mengaku, harga ikan di sejumlah pasar ikan turun harga pasca tahun baru. Sebelum tahun baru atau menjelang hari raya natal, harga ikan sempat melonjak.

“Sekarang ini harga ikan per kilo gram berkisar Rp 15.000-Rp 20.000, tetapi jelang akhir tahun 2018 kemari agak sedikit mahal, harga ikan sampai Rp 30.000-Rp 37.000 per kilo gram,” tendasnya.

Hasil amatan media ini, harga ikan jenis Cakalang di Pasar Higienis Gamalama dan Pasar Ikan Bastiong berbeda. Untuk ikan ukuran sedang yang dijual di Pasar Ikan Bastiong mulai dari harga Rp 15.000-Rp 20.000.

Sementara di Pasar Higienis Gamalama, untuk ukuran yang sama harganya mulai dari Rp 40.000-Rp 50.000 per ekor. (mg01/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut