Mantan Kabid Dokes Polda Malut dan Anak Buah Terbukti Terima Suap

  • Whatsapp
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Maluku Utara, AKBP Susanto (Foto: Istimewa)

TERNATE – Seleksi penerimaan calon Bintara Polri tahun 2019 di Polda Maluku Utara (Malut), rupanya berlangsung tidak normal. Terbukti, sejumlah oknum Polisi dan PNS Polda Malut, diketahui menerima suap untuk meloloskan calon Bintara.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Malut, AKBP Susanto mengaku sebanyak 11 oknum Polisi dan PNS kini menjalani pemeriksaan di Propam atas dugaan menerima suap pada penerimaan calon Bintara Polri. Bahkan dua diantaranya terbukti menerima suap yakni mantan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokes) AKBP Maringan Simanjuntak beserta anak buahnya AKP Gufron.

Muat Lebih

“Kabid Dokes AKBP Maringan Simanjuntak beserta anak buahnya AKP Gufron dinyatakan melanggar kode etik Kepolisian. Mereka terduga tersangka karena sudah diperiksa,” ungkap Susanto kepada wartawan , Minggu (18/8/2019).

Sebagai hukuman atas pelanggaran tersebut, mantan Kepala Bidang Dokes AKBP Maringan Simanjuntak dimutasi ke fungsi berbeda selama dua tahun. Perbuatan kedua perwira Polri ini dinilai tercela, maka sanksinya harus meminta maaf kepada pimpinan serta institusi Polri.

“Untuk semenatara AKP Gufron dalam penangan Bidang Propam sambil menunggu surat mutasi untuk dipidahkan tugaskan kemana kita belum tahu, “ tandas Susanto.

Sementara enam oknum PNS serta tiga oknum Polisi masih dalam pemeriksaan secara intensif oleh Bidang Propam Polda Malut. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *