PDUI Morotai Nilai Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bakal Sulitkan Masyarakat

  • Whatsapp
Sekertaris PDUI Cabang Pulau Morotai, dr Adil Makmur (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA –  Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Pulau Morotai, Maluku Utara, menilai rencana pemerintah menaikan iuran Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar 100 persen, bakal menyulitkan masyarakat.

“Jika iuran ini dinaikkan, mestinya tidak sedrastis itu meningkatnya. Kami usulkan tidak lebih dari 10 persen, tentu dengan langkah inovasi BPJS Kesehatan dalam perbaikan pelayanan dan menarik iuran peserta secara agresif di lapangan,” kata Sekertaris PDUI Cabang Pulau Morotai, dr Adil Makmur saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (5/9/2019).

Muat Lebih

Rencana kenaikan iuran ini tidak terlepas dari biaya rumah sakit yang tinggi, dalam hal ini obat.  Selain tata kelola manajemen BPJS Kesehatan, masalah farmasi harus menjadi perhatian khusus pemerintahan terkait pemberatasan farmasi.

PDUI mempertanyakan apakah dengan kenaikan BPJS ini ada efek atau imbas kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama(FKTP) seperti klinik, puskesmas dan praktek dr keluarga, serta juga Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) seperti rumah sakit. Jika iuran BPJS Kesehatan naik 100 persen, tentu akan menyiksa rakyat kecil.

“Kalaupun dinaikan apakah bisa menjamin akan menutup devisi BPJS Kesehatan, sedangkan dengan tarif yang berlaku sekarang masih ada masyarakat yang tidak membayar iuran setiap bulannya. Jika demikan kalau rakyat disengsarakan untuk apa pemerintah hadir,” tegas Adil

Adil menambahakan jika keniakan tarif ini dilakuakan kemudian diberlakukan kepada Penerima Bantuan Iuran (PBI), maka pastinya memberatkan pemerintah daerah, karena membayar iuran dua kali lipat.

“Kalaupun harus dinaikkan tarif tidak lebih dari 10 persen, sebagai Badan Penyelegara Jaminan Sosial mereka (BPJS) seharusnya mencari jalan keluar yang tidak memberatkan rakyat atau peserta,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *