Kades Losseng Kembali Dipolisikan Warga

  • Bagikan
Dokumen pemalsuan tanda tangan pengelola PAUD Loseng (Foto: Istimewa)

BOBONG – Pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD), Desa Losseng, Kecamatan Taliabu Timur, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) terus menuai masalah. Kali ini Kepala Desa (Kades) Losseng, Harnono La Yai kembali dipolisikan warga karena diduga melakukan pemalsuan tanda tangan Pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menyalanggunakan dana PAUD yang bersumber dari DD tahun 2017-2019.

Ketua Pengelola PAUD Desa Losseng, Wa Ode Nuraini mengaku dirinya bersama tiga pengurus telah melaporkan Kades Harnono ke Polsek Taliabu Timur Selatan, karena diduga menyalahgunakan anggaran PADU dengan modus memalsukan tandatangan pengelola dan pengurus PAUD.

“Jadi kepala desa itu dia sudah palsukan kami empat orang pengurus PAUD ini punya tanda tangan yang ada di dokumen realisasi anggaran bantuan PAUD. Nilai bantuan itu satu tahun Rp 7.200.000, itu yang ada di dokumen yang saya lihat dan anggaran itu bersumber dari DD,” ungkap Wa Ode kepada KabarMalut, Minggu (27/10/2019).

Wa Ode mengaku anggaran pemberdayaan PAUD Desa Losseng telah dialokasikan dalam DD berjalan mulai dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Namun semenjak dialokasikan hingga kini, pihak pengelolaan tidak mendapat sepersen pun dari Pemerintah Desa (Pemdes) yang dipimpin Harnono.

“Kami dari pengelola PAUD Desa Losseng belum menerimah satu rupiah pun dari tahun 2017 hingga 2019 saat ini,” tegasnya.

Anggran PAUD, lanjut Wa Ode, dicairkan Kades dan digunakan untuk kepentingan pribada dengan memalsukan tanda tangan pengurus PAUD untuk melengkapi laporannya. Karena anggarannya dipakai Kades, para pengurus dan pengelola PAUD melaporkan ke penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kades sudah palsukan saya dan rekan-rekan saya punya tanda tangan, maka saya dan teman-teman telah bersepakat untuk melaporkan Kades ke Polisi dan saat ini kami sudah lapor ke Polsek Taliabu Timur Selatan dan masalah ini sudah ditangani oleh Polsek, karena bukti pemalsuan tanda tangan juga ada dan saya sudah berikan ke Polisi,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Taliabu Timur Selatan, IPDA Walit Buamona saat dikonfirmasi  membenarkan adanya laporan dari Pengelola PAUD Desa Losseng bebarapa waktu lalu. Kasus ini telah ditindaklanjut ke Polres Kepulauan Sula (Kepsul) karena berkaitan dengan penanganan kasus DD dan ADD yang kini ditangani Polres.

“Jadi karena kasus pemalsuan tanda tangan  ini berkaitan dengan kasus DD dan ADD dengan terduga pelaku yang sama, maka kami mengunggu hasil audit Inspektorat dulu, baru akan diproses secara bersamaan. Jadi sabar saja kalau sudah ada perkembagan saya akan kasih kabar lagi,”tutur Walit. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut