Musyawarah Pengesahan APBDes dan RKPDes Khusus Desa Batulak Berakhir Ricuh

  • Whatsapp
Musyawarah Pengesahan APBDes dan RKPDes Khusus Desa Batulak Berakhir Ricuh, Kamis 28/5/2020 (Dahbudin/kabarmalut)

LABUHA – Musyawarah APBDes dan RKPDes khusus tentang bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DDs) Desa Batulak berakhir ricuh. Warga yang menghadiri musyawarah yang berlangsung di balai desa ini langsung melakukan aksi protes dengan cara membanting kursi dan meneriaki Kades Irhandi Suhada segera mundur dari jabatan kepala desa.

Kericuhan terjadi pada saat Ketua BPD Sudarto Abdul Gani baru saja membuka jalannya musyawarah. Kamis 28/5/2020. Sejumlah warga yang mendesak Kades Irhandi mundur dari jabatan sebagai Kades itu lantaran dalam kepemimpinannya Kades Irhandi dinilai tidak transparan terkait pengelolaan dana desa di tahun 2017, 2018 dan 2019. Massa yang terlanjur terbakar emosi ini kemudian membubarkan jalannya rapat.

” Tidak ada lagi musyawarah di desa ini. Apalagi yang mau dibahas, bubar saja.” teriak sejumlah warga.

Ketua BPD Sudarto Abdul Gani dan beberapa staf desa kemudian berusaha menenangkan aksi warga. Namun usaha tersebut sia-sia. Warga yang terbakar emosi terus melakukan aksi protes. Beberapa warga sempat menarik meja rapat yang ditempati Kades Irhandi.

“Saya sudah berusaha menenangkan mereka tapi tidak biasa.” kata Sudarto.

Menurut Sudarto, sebagai Ketua BPD dirinya tetap menerima aspirasi warga dalam bentuk apapun. Jika tuntutan warga agar Kades Irhandi Suhada mundur diri dari Kepala Desa, maka sebagai lembaga BPD akan menindaklanjuti itu dengan cara menyurat ke Bupati agar mempertimbangkan tuntutan warga tersebut.

“Nanti kami bahas dalam rapat internal BPD terkait masalah ini. Kami juga tidak bisa berbuat banyak karena ini aspirasi warga desa.” sebut Sudarto. 

Sementara pada saat aksi protes berlangsung, Kades Irhandi Suhada yang ikut dalam musyawarah tersebut tidak dapat berbuat banyak. Dirinya hanya diam dan menyaksikan sejumlah warga membubarkan musyawarah. 

“Musyawarah selanjutnya nanti kami bicarakan dulu dengan BPD. Setelah kondisi ini kembali kondusif.” ucap Irhandi.

Meski demikian aksi protes yang penuh dengan emosi ini tidak terjadi perkelahian. Pihak keamanan yakni TNI dan Polri yang tiba di balai desa ikut menenangkan warga untuk menghindari perkelahian.

Diketahui, sebelumnya sebanyak 146 warga Desa Batulak sudah menandatangani surat pernyataan sikap mendesak Bupati Bahrain Kasuba segera menonaktifkan Kepala Desa Irhandi. (*)

Pos terkait