Home » Bisnis » Kenaikan Harga Gula dan Tantangan Stok ID Food

Kenaikan Harga Gula dan Tantangan Stok ID Food

Fajar Eka Putra May 20, 2024

kabarmalut.co.id – Kenaikan harga gula menjadi perhatian serius bagi ID Food, induk holding BUMN pangan, mengingat stok gula yang semakin minim. Direktur Utama ID Food, Frans Marganda Tambunan, mengungkapkan bahwa saat ini stok gula perusahaan tersebut berada dalam kondisi yang sangat terbatas. Meskipun demikian, impor gula untuk tahun ini belum direalisasikan. Dengan Frans menolak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan di balik keputusan ini. Stok gula yang tersedia hanya sebesar 589 ton, dengan Frans mengindikasikan bahwa ketersediaan stok ini semakin menipis.

” Baca Juga: Tuduhan Plagiarisme dalam Dunia K-Pop Antara HYBE dan ADOR “

Proyeksi Produksi dan Kenaikan Harga Gula

Dalam waktu dekat, sejumlah pabrik gula milik anak usaha ID Food diharapkan akan memulai proses giling tebu. Enam pabrik gula di Jawa Barat dan Jawa Timur diperkirakan akan mulai berproduksi pada pekan kedua Mei 2024. Frans mengungkapkan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah menunggu dimulainya musim giling gula 2024. Dengan target bahan baku tebu sebanyak 3,9 juta ton dan produksi gula sebanyak 296.000 ton. Namun, Frans juga memperingatkan bahwa harga gula tahun ini kemungkinan akan lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Terutama akibat dampak fenomena El Nino terhadap produksi tebu.

Upaya ID Food dalam Menghadapi Tantangan

Meskipun dihadapkan pada tantangan kenaikan harga dan ketersediaan stok yang terbatas, ID Food tetap optimis dalam mencapai target produksi gula tahun ini. Dengan menaikkan target produksi sebesar 12,54% dari tahun sebelumnya, perusahaan ini berusaha untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Meskipun demikian, Frans menyatakan bahwa harga gula tidak akan sekompetitif tahun sebelumnya, mengingat kenaikan harga yang telah terjadi. Harga gula hari ini, menurut Panel Harga Pangan Bapanas, mencapai Rp18.070 per kilogram, naik sebesar 25,48% dibandingkan dengan harga rata-rata pada April tahun sebelumnya.

Baca Juga :   Pembangunan Infrastruktur Indonesia: Bendungan dan Jalan Tol

” Baca Juga: Bali United Persembahkan Pertandingan Penting “

Kesimpulan: Tantangan dan Proyeksi Harga Gula bagi ID Food

Dengan kondisi stok yang minim dan proyeksi kenaikan harga gula, ID Food dihadapkan pada tantangan serius dalam menjaga ketersediaan dan harga gula yang stabil. Meskipun demikian, perusahaan ini tetap berkomitmen untuk mencapai target produksi yang ditetapkan, meskipun dengan memperhatikan kondisi pasar yang dinamis. Dengan demikian, ID Food harus terus mengambil langkah strategis untuk menghadapi perubahan dalam harga dan ketersediaan bahan baku, sehingga dapat tetap bersaing di pasar yang kompetitif.